Tugas Akhir
Perancangan interior toko Grou Home Living Bandung dengan pendekatan adaptive reuse pada bangunan cagar budaya
Perancangan interior Toko Grou Home Living di kota Bandung dilakukan dengan mengadopsi gaya modern – jengki sebagai pendekatan estetika ruang yang menggabungkan elemen retro khan 1950 – an dengan sentuhan kontenporer sebagai respons terhadap bangunan kolonial agar relevan dengan kebutuhan ruang komersial modern. Dengan luas area perancangan 651.844 m2 , toko ini dirancang sebagai ruang inspiratif bagi siapaun yang mencari solusi interior rumah dengan mengedepankan pengalaman berbelanja yang baru dan berbeda dengan toko home living konvensional yang sudah ada. Konsep utama yang diusung yaitu homey, dimana pengunjung diajak untuk menyusuri ruang – ruang tematik yang didesain menyerupai hunian nyata untuk menawarkan inspirasi gaya hidup yang relevan dengan keseharian pengunjun yang dapat membangkitkan hubungan emosinal antara ruang – personal. Perancangan ini dihharapkan dapat menghadirkan ruang ritel yang tidak hanya menjadi tempat belanja, tapi juga ruang yang menyatu dengan suasana khas Bandung dengan memperkenalkan kembali gaya lokal dengan cara yang lebih segar dan modern.
Tidak tersedia versi lain