Tugas Akhir
Eksplorasi teknik tempel dengan konsep dampak kerusakan hutan dalam karya seni keramik
Ketertarikan penulis pada penerapan dekorasi teknik tempel Kasongan yang terlihat begitu menonjol serta keunikan bentuk dekorasi teknik tempel ini tersusun sedemikian rupa menambah nilai estetis pada hasil produk gerabah Kasongan. Berikut beberapa nama dekorasi teknik tempel Kasongan antara lain adalah: ukel dowo, ukel gelung, ukel datar, sisik lonjong, sisik bundar dll. Dekorasi tersebut kemudian diolah dan dieksplorasi menjadi karya dengan konsep dampak kerusakan hutan. Faktor yang menjadi pemicu terjadinya kerusakan hutan adalah ulah manusia yang tidak bertanggungjawab terhadap hutan. Menciptakan karya seni keramik yang bertujuan untuk menjelaskan dan berbagi ilmu tentang konsep karya, proses yang dilalui hingga menghasilkan karya seni Tugas Akhir. Visualisasi proses pengkaryaan menggunakan metode pendekatan empiris sebagai pengalaman langsung pada pembuatan dekorasi teknik tempel, estetika milik A.A.M. Djelantik sebagai acuan perwujudan karya, dan semiotika untuk mengartikan simbol-simbol karya. Kemudian dibuat menjadi beberapa desain yang diwujudkan dengan media tanah liat dan menggunakan teknik tempel, teknik slab (lempengan), pilin (coil), dan pijit (pinch). Tugas Akhir penciptaan bertema eksplorasi teknik tempel dengan konsep dampak kerusakan hutan menghasilkan lima karya yang menggambarkan diantara lima dampak kerusakan hutan. Setiap karya diberi dekorasi teknik tempel dan simbol keterhubungan manusia terhadap hutan dengan pemilihan warna senada tapi penuh makna. Dengan dibuatnya karya ini penulis ingin menjelaskan keterhubungan manusia terhadap hutan serta dampak yang ditimbulkan setelahnya. Penulis berharap dapat melestarikan warisan budaya dengan serta mengajak membangun kesadaran akan pentingnya hutan ke dalam karya keramik.
Tidak tersedia versi lain