Tugas Akhir
Eksistensi tari badui di Dusun Semampir Kulon, Tambakrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman
Tari Badui merupakan bagian dari tradisi budaya masyarakat yang memiliki nilai perjuangan, semangat kepahlawanan, serta unsur religius. Tari ini selain berfungsi sebagai media dakwah dan hiburan, juga berfungsi sebagai penguat hubungan sosial masyarakat. Selain itu, Tari Badui juga berfungsi sebagai simbol identitas budaya masyarakat. Keberadaan Tari Badui menjadi penanda bahwa masyarakat Dusun Semampir memiliki warisan budaya yang hidup, tumbuh, dan terus dijaga sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Eksistensi Tari Badui saat ini tidak hanya bergantung pada pelaku tradisi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya lokal. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan mewariskan budaya leluhur ditunjukkan melalui berbagai upaya. Upaya ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab individu pelaku, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap warisan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis untuk membedah permasalahan tentang eksistensi Tari Badui di Dusun Semampir Kulon, Tambakrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman. Eksistensi merupakan keberadaan suatu hal yang nyata, hidup, dan diakui oleh masyarakat. Eksistensi tidak hanya berkaitan dengan keberadaan secara fisik, tetapi juga menyangkut pengakuan, keterlibatan, dan keberlanjutan suatu unsur budaya dalam kehidupan masyarakat.
Tidak tersedia versi lain