Tugas Akhir
Rembulan merah
Karya tari dengan judul Rembulan Merah ini merupakan karya tari yang bersumber dari siklus yang dialami oleh perempuan siklus tersebut terdapat empat fase yaitu: Fase Menstruasi, Fase Folikular, Fase Ovulasi, Fase Luteal. Dalam fase tersebut mempunyai gejala sakit dan mood yang berbeda. Pada koreografi ini terdapat ide gerak dari efek tubuh pada saat merasakan fase-fase tersebut. Terdapat motif dan gerak baru pada karya koreografi ini yang di karenakan efek dari tubuh saat mengalami rasa sakit tersebut. Karya ini dikembangkan dengan pendekatan studi dan dramatik, dengan mengangkat fase-fase yang dialami oleh perembuan seperi, fase menstruasi, fase folikular, fase ovulasi, dan fase letual, dengan menghadirkan gejala yang dialami saat mengalami siklus tersebut. Dan menggunakan rangsang ide sebagai awal terciptanya karya ini. Proses penciptaan ini mengikuti metode dari Alma M.Hawknis dan kemudian diterjemahkan oleh Y. Sumandiyo Hadi dengan judul buku Mencipta Lewat Tari pada tahun 1990. Buku tersebut memberikan penjelasan mengenai metode penciptaan koreografi dengan melalui tahapan yakni Eksplorasi, Improvisasi, Komposisi, dan dilengkapi dengan buku Jacqueline Smith, Terjemahan Ben Suharto, Komposisi Tari: sebuah petunjuk praktis bagi guru, buku ini membahas tentang metode yakni Eksplorasi, Improvisasi, Komposisi, dan Evaluasi. Karya ini ditarikan oleh enam penari perempuansebagain penghadiran rasa yang dirasakan oleh perempuan. Aristik dalam karya Rembulan Merah ini menggunakan setting panggung berupa backdrop putih , enam kain putih, dan 1 kain merah. Berputar menjadi dasar gerak dalam karya ini yang mempresentasikan siklus perempuan, dengan gerak spiral, pola lantai melingkar dan segitiga. Lighting yang membentuk lingkaran dan fokusing pada penari memperkuat bentuk lingkaran pada pola lantainya. Dengan garapan musik midi live dengan sentuhan gamelan yang menjadikan musik sebagai pembeda untuk memberikan aksen tegas.
Tidak tersedia versi lain