Tugas Akhir
Hantu dalam naskah jawa kuno sebagai ide penciptaan karya seni lukis
Penciptaan Tugas Akhir seni lukis diwujudkan melalui karya dua dimensional di mana unsur-unsur pokok dalam karya dua dimensional tersebut adalah garis dan warna. Tugas Akhir ini bertujuan sebagai upaya pelestarian terhadap budaya demonologi asli Jawa. Karya yang diciptakan merupakan cara pandang atau interpretasi orang Jawa modern dalam menyikapi sosok hantu dalam naskah Jawa Kuno baik dalam rupa maupun cerita. Penciptaan karya seni lukis ini menampilkan hantu dari sudut pandang budaya/seni tradisi, bukan sekadar nampak seram dan menakutkan seperti penggambaran hantu di film horor. Rekonstruksi bentuk hantu dalam naskah Jawa Kuno dilakukan berdasarkan narasi dari manuskrip, imajinasi personal, dan mengacu kepada bentuk wayang setanan. Deformasi bentuk yang mengacu pada wayang kulit setanan adalah penyederhanaan (simplifikasi), perusakan (destruksi), dan penggayaan (stilisasi) agar nampak lebih dinamis dan ekspresif. Visualisasi karya seni lukis Tugas Akhir menggunakan gaya dekoratif dengan teknik seni lukis tradisional (teknik sungging) yaitu menggunakan teknik pewarnaan plakat dan transparan untuk menciptakan 15 lukisan dengan ukuran yang berbeda
Tidak tersedia versi lain