Katalog Pameran/Karya
Poem of blood: Ugo Untoro
Kuda sebagai cikal bakal kendaraan tempur•yang efektif, menjadi saksi diam dari perang-perang besar di abad silam. Melewati tombak, panah dan peluru, mereka mati tanpa nama dan kubur. Debu yang tercangkul sepatu besinya menutup keringat dan darahnya. Keringat dan darahnya pula yang menghantarkan manusia mengenal sudut-sudut bumi yang Iain. Dari punggung kuda mata manusia melebarkan pengetahuan dan wawasannya. Dari punggung-punggung kuda peradaban manusia merebak di Asia, Afrika dan Eropa. Dari punggung-punggung kuda, pikiran dan ajaran Zarathustra, Sokrates, Gautama, Lao Tse dan para nabi dari benua-benua Iain menyebar. Lukisan-lukisan di gua purba, relief, patung, atau syair. Menjelaskan betapa manusia memujanya, keindahan, kesetiaan, dan keperkasaan kuda-kuda tunggangannya.
Tidak tersedia versi lain