Tugas Akhir
Petik Cantik Nusantara: Advokasi Berkebaya melalui Musik Tradisi
Kebaya selama perjalanannya telah mengalami berbagai perubahan makna dan identitas. Kebaya pernah menjadi busana pemisah antara barat dan timur dan kini kebaya lebih sering digunakan pada acara-acara yang bersifat formal. Petik Cantik Nusantara merupakan satu grup dari Komunitas Perempuan Berkebaya Yogyakarta yang memainkan instrumen petik dari berbagai daerah. Memainkan kacaping, sape’, mandaliong, penting, siter, cuk, dan bass. Mereka melakukan advokasi berkebaya melalui penampilannya dan alunan lagu yang dimainkan. Melihat hal tersebut muncul pertanyaan bagaimana lagu yang dimainkan dan mengapa musik petik menjadi media advokasi kultural. Pertanyaan ini ditelaah menggunakan metode penelitian studi kasus. Berdasar temuan hasil penelitian didapatkan bahwa advokasi kultural yang dimaksud ialah upaya untuk mempromosikan dan melestarikan kebudayaan nusantara terutama kebudayaan tak benda. Petik Cantik Nusantara melakukan advokasi kultural mengenai alunan musik petik nusantara, suara perempuan dalam kebudayaan, kebaya dan wastra nusantara, serta keberagaman budaya nusantara. Melalui lagu Wanodya Indonesia, Petik Cantik Nusantara melakukan advokasi tersebut. Wanodya Indonesia bercerita tentang perempuan yang memakai kebaya warna-warni dan membuat yang melihatnya terpesona. Lagu ini juga berisi ajakan kepada perempuan Indonesia untuk mengenakan kebaya. Kata kunci: kebaya, advokasi kultural, petik cantik nusantara, perempuan.
Tidak tersedia versi lain