Tugas Akhir
Musik Keroncong dalam Misa Syukur Seribu Hari Umat Katolik Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran
Penelitian ini mengkaji penggunaan musik keroncong dalam misa syukur seribu hari umat Katolik Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran Yogyakarta. Penelitian ini membahas bentuk musikal keroncong dalam misa seribu hari dan fungsinya pada konteks liturgi Katolik. Penelitian ini ditujukan untuk mengungkap alasan di balik pemilihan keroncong sebagai bagian dari misa, serta mendokumentasikan bentuk penyajiannya secara deskriptif dan musikal melalui transkripsi musik sebagai kontribusi dalam kajian etnomusikologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik keroncong berfungsi sebagai sarana komunikasi spiritual, penghiburan, dan pengungkapan ekspresi emosional umat. Penyajian keroncong adalah wujud fenomena yang memperkuat kekhusyukan misa serta memperdalam pengalaman spiritual umat. Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman hubungan antara seni musik lokal dan praktik keagamaan dalam tradisi Katolik.
Tidak tersedia versi lain