Katalog Pameran/Karya
Paradoks batas: painting exhibition
Kedua pelukis ini menunjukkan perbedaan perbedaan yang mendasar. Sugiyo lebih banyak mengajukan pertanyaan 'ke dalam', yakni mempertanyakan hakikat dirinya sendiri dan kehidupannya sehubungan dengan masyarakatnya. Sedangkan Sigit lebih sering bertanya 'ke luar', menggugat masyarakatnya, termasuk masyarakat seni rupa. Dengan demikian keduanya memiliki pendorong yang berlainan untuk berkarya. Namun keduanya sama-sama mengerahkan kepekaan dan wawasan bukan sekadar supaya kelihatan 'konsisten'. Mereka sama-sama mencari terobosan. Bila karya mereka ternyata ada hikmahnya bagi masyarakat, itu dianggap sebagai penambah kepuasan pribadi yang telah mereka dapatkan hanya dari berkarya itu sendiri.
Tidak tersedia versi lain