Tugas Akhir
Gentong Panyumpahan di makam tumenggung Kopek sebagai sumber inspirasi penciptaan motif barik busana modest
Makam Tumenggung Kopek yang terletak di Desa Pakuncen, Kabupaten Nganjuk, merupakan kompleks makam bersejarah yang menyimpan artefak-artefak penting dan kaya akan nilai simbolik. Salah satu artefak utama yang menjadi pusat perhatian adalah Gentong Panyumpahan, yaitu gentong batu yang dipercaya masyarakat memiliki kekuatan spiritual dan digunakan dalam tradisi menyumpah untuk menegakkan kejujuran. Artefak ini, bersama nisan R.A. Poerwodiningrat dan patung Macan Kopek, menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan motif batik yang diaplikasikan pada busana modest fashion. Metode penciptaan karya ini menggunakan pendekatan estetika, dan ergonomi, dengan mengacu pada metode tiga tahap enam langkah dari S. P. Gustami, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan di kompleks Makam Tumenggung Kopek. Hasil dari proses ini diwujudkan dalam enam busana modest fashion dengan motif batik yang merepresentasikan nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam artefak Makam Tumenggung Kopek, khususnya Gentong Panyumpahan.
Tidak tersedia versi lain