Tugas Akhir
Perancangan tongkat pintar sebagai alat bantu mobilitas bagi penyandang tunanetra berbasis sesnsor ultrasonik
Penyandang tunanetra mengalami keterbatasan dalam mobilitas, adaptasi, dan aktivitasnya. Selain itu, rasa kurang percaya diri dan malas pada saat menggunakan tongkat juga menjadi permasalahan yang seringkali dialami oleh penyandang tunanetra terutama remaja. Untuk itu, perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa tongkat tunanetra dengan memperhatikan aspek berkaitan kebutuhan, keinginan, dan kemampuan dalam memberikan identitas diri bagi penggunanya, yaitu tunanetra remaja buta total berusia 13-18 tahun. Pada kenyataannya penggunaan tongkat dapat menyebabkan terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan, terlebih saat digunakan di luar ruangan setelah turun hujan. Genangan air dan lubang menjadi masalah penting yang perlu diperhatikan, penggunaan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi adanya objek berupa genangan air dan lubang tersebut menjadi sebuah solusi yang dapat dikembangkan. Selain itu, sebagai penanda dan identitas diri, tongkat dilengkapi dengan fitur berupa LED strip dengan sistematika teleskopik pada bagian selongsong tongkat.
Tidak tersedia versi lain