Tugas Akhir
Penciptaan skenario film nirankara berdasarkan intoleransi dan egosentris beragama di Indonesia
Skripsi penciptaan ini bertujuan untuk menghasilkan skenario film pendek berjudul Nirankara yang merepresentasikan isu intoleransi dan egosentrisme beragama dalam konteks masyarakat Indonesia. Fenomena intoleransi antar umat beragama yang semakin menguat, baik dalam skala personal maupun komunal, menjadi latar belakang utama penciptaan. Karya ini juga berangkat dari pengalaman empiris penulis mengenai penolakan hubungan beda agama dalam lingkungan keluarga serta diskriminasi terhadap adat-istiadat Hindu Bali. Metode penciptaan yang digunakan mengacu pada model proses kreatif Graham Wallas yang meliputi tahap persiapan, inkubasi, pencerahan, dan verifikasi. Kerangka teori yang melandasi penciptaan mencakup teori psikoanalisis Jacques Lacan untuk membangun karakter dengan kompleksitas psikologis, teori struktur dramatik tiga babak untuk membentuk narasi yang terorganisasi secara dramatik, dan teori sinematografi (khususnya aspek framing) untuk memperkuat representasi visual dan makna simbolik dalam narasi. Skenario Nirankara dirancang dalam format film pendek berdurasi 15-20 menit dengan pendekatan realisme dramatik, mengangkat kisah relasi cinta dua individu berbeda keyakinan yang dihadapkan pada tekanan keluarga, budaya, dan sistem kepercayaan. Karya ini menekankan bahwa kasih sebagai nilai transenden dalam ajaran iman dapat menjadi kekuatan pemulih di tengah fragmentasi sosial akibat fanatisme dan prasangka. Dengan demikian, penciptaan ini tidak hanya menjadi medium artistik, tetapi juga bentuk refleksi kritis dan ajakan terhadap rekonstruksi nilai-nilai toleransi dalam masyarakat majemuk
Tidak tersedia versi lain