Tugas Akhir
Penciptaan skenario film pendek di rumah sendirian terinspirasi dari kitab perihal gendis karya Sapardi Djoko Damono
Skenario film pendek berjudul Di Rumah Sendirian, yang merupakan adaptasi dari kitab puisi Perihal Gendis karya Sapardi Djoko Damono. Film ini mengeksplorasi tema keluarga, kehilangan, dan kesepian anak pasca-perceraian orang tua akibat krisis ekonomi, merepresentasikan suara anak yang sering terabaikan dalam narasi serupa. Urgensi penciptaan terletak pada minimnya representasi perspektif anak dalam film bertema perceraian, sehingga karya ini diharapkan dapat menyuarakan dunia batin mereka dan menjadi refleksi tentang dampak psikologis krisis keluarga. Metode penciptaan melibatkan tahapan penentuan dan analisis ide cerita dari puisi, perumusan premis, pengembangan karakter dan konflik dalam sinopsis, penulisan treatment skenario, hingga penyempurnaan dari first draft ke final draft. Proses adaptasi ini didukung oleh Teori Adaptasi (Linda Hutcheon) untuk mentransformasi puisi ke dalam bentuk visual, Teori Estetika Resepsi (Hans Robert Jauss) untuk memastikan skenario komunikatif, Teori Skenario Film (Syd Field) yang menggunakan struktur tiga babak, dan Teori Five Stages of Grief (Elisabeth Kübler-Ross) untuk memetakan perjalanan emosional tokoh utama, Enola, dari penolakan hingga penerimaan. Kajian terhadap karya terdahulu seperti film Hujan Bulan Juni dan skenario Kawan Tiba Senja memberikan referensi dalam proses alih wahana puisi ke film, menunjukkan fleksibilitas adaptasi dengan tetap menjaga esensi puisi. Dengan demikian, skenario Di Rumah Sendirian diharapkan dapat menjadi karya adaptasi yang puitis dan relevan secara sosial, menggambarkan pengalaman traumatis anak dalam konteks masa kini
Tidak tersedia versi lain