Tugas Akhir
Penciptaan naskah drama buah naga dan ikan tongkol disekeliling angka tujuh bersumber dari fenomena kerusakan lingkungan akibat pertambangan emas di Kabupaten Banyuwangi
Naskah drama berjudul Buah Naga dan Ikan Tongkol di Sekeliling Angka Tujuh merupakan karya seni yang mengangkat isu kerusakan lingkungan akibat eksploitasi tambang emas di wilayah pesisir Banyuwangi. Karya ini menjadi kritik penulis terhadap dampak ekologis dan sosial yang ditimbulkan, sekaligus merefleksikan perjuangan Masyarakat dalam mempertahankan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menciptakan naskah drama yang menggambarkan konflik antargenerasi dan isu lingkungan melalui pendekatan seni. Dalam penciptaan naskah, penulis menerapkan teori Deep Ecology untuk menekankan pentingnya keseimbangan manusia dan alam, serta teori penulisan naskah drama Lajos Egri untuk membangun premis, karakter tiga dimensi, dan konflik yang kuat. Selain itu, pendekatan naratif drama tragis digunakan untuk memperkuat penyampaian pesan. Proses penciptaan naskah menggunakan metode kreasi Graham Wallas, melibatkan tahapan persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Isu kerusakan lingkungan dikemas melalui konflik batin tokoh utama, Saleho, yang berjuang melawan eksploitasi tambang bersama Sagara, di tengah ancaman longsor yang mengguncang komunitas nelayan. Naskah ini terdiri dari 6 adegan dengan latar pesisir Banyuwangi. Karya ini diharapkan memperkaya naskah drama di Indonesia dan meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan.
Tidak tersedia versi lain