Tugas Akhir
Gending liturgi dalam perayaan misa Vigili Paskah di Gereja St.Petrus Kanisius Wonosari
Penelitian ini membahas bentuk dan penyajian gending dalam Misa Vigili Paskah di Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari sebagai wujud inkulturasi musik liturgi dalam tradisi katolik. Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari dikenal sebagai salah satu gereja yang mendukung inkulturasi, khususnya melalui penggunaan unsur-unsur musik tradisional Jawa (karawitan) dalam perayaan liturgi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk gending yang digunakan serta bagaimana penyajiannya dalam Misa Vigili Paskah di Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penyajian data secara diskripsi analisis. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pelaku liturgi dan pengrawit, serta dokumentasi audio-visual selama perayaan Misa Vigili Paskah di Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gending yang digunakan meliputi beberapa bentuk gending Jawa seperti ladrang, ketawang, dan lancaran, yang disesuaikan dengan bagian-bagian liturgi seperti pembukaan, bacaan, pemercikan air suci, dan komuni. Penyajian gending dilakukan menggunakan iringan gamelan lengkap dan vokal paduan suara suara umat yang disusun secara kontekstual serta memperhatikan nuansa sakral liturgi, tanpa menghilangkan esensi budaya lokal. Hal tersebut menciptakan sebuah perpaduan harmonis antara nilai-nilai iman katolik dan ekspresi budaya Jawa, serta memperkuat rasa keterlibatan umat dalam perayaan iman mereka.
Tidak tersedia versi lain