Buku Teks
Setelah Hilangnya Mata Angin
Setelah Hilangnya Mata Angin, diterbitkan oleh Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta, merupakan refleksi multi-dimensi soal perubahan sosial–kultural di Yogyakarta pasca hilangnya "mata angin"—simbol penentu arah tradisi, nilai, dan ekosistem budaya kota. Melalui kumpulan esai, gambar dokumenter, dan analisis budaya, buku ini memetakan dampak transformasi urban, modernisasi, dan pariwisata terhadap komunitas lokal, praktik kesenian tradisional, dan identitas kolektif warga. Setiap kontribusi penulis menyediakan perspektif mendalam tentang bagaimana inisiatif kebudayaan dan kebijakan publik merespons tantangan menjaga keseimbangan antara pelestarian dan perkembangan. Dengan gaya penulisan yang bersifat akademis sekaligus komunikatif serta pendekatan visual yang kaya, publikasi ini menjadi sumber penting bagi pemerhati budaya, praktisi seni, dan perumus kebijakan dalam memahami dinamika budaya Yogyakarta masa kini.
Tidak tersedia versi lain