Tugas Akhir
Proses kreatif pembuatan lagu delusi oleh kalaska di Yogyakarta
Percintaan adalah hal yang akan dialami oleh sebagian besar manusia yang ada di dunia. Belakang ini, musik dengan tema percintaan amat sangat digemari oleh pendengar musik tanah air. Dangdut dan pop menjadi salah satu genre musik yang banyak mengeluarkan karya bertema kisah asmara mengenai patah hati, jatuh cinta, dan hal-hal yang dialami ketika manusia menjalani hubungan asmara. Namun tidak sedikit juga para musisi melahirkan karya musik yang tidak hanya mengangkat cerita mengenai kisah asmara. Delusi menjadi salah satu karya yang lahir dari cerita kehidupan anak muda dengan pergaulan sosialnya. Penelitian ini bertujuan mengungkap proses kreatif yang dilakukan oleh grup musik kalaska dalam pembuatan karya lagu Delusi menggunakan teori The Four P’s of Creativity dari Mel Rhodes. Fokus utama penelitian ini adalah memahami tahapan-tahapan yang dilalui dalam proses kreatif, faktor-faktor yang mempengaruhi pembuatan lagu, serta bagaimana inspirasi dan konsep lagu diimplementasikan oleh Kalaska band dalam menciptakan karya lagu Delusi. Pengumpulan data menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kalaska memiliki kreativitas pada aspek non musikal, Kalaska mampu mengeksplorasi ide tema tentang pergaulan sosial yang dianggap kurang baik untuk masyarakat pada umumnya menjadi sebuah karya lagu yakni tentang mengonsumsi minuman-minuman beralkohol, sedangkan pada aspek musikal dalam proses kreatif lagu “Delusi”, Kalaska mampu memberikan inovasi pada karyanya dengan bereksperimen menyisipkan aransemen dengan nuansa musik keroncong pada bagian lagu “Delusi” yang pada dasarnya bergenre Ska menjadikan karya ini menjadi karya yang memiliki keunikan dan keindahan yang kompleks. Delusi menambah ragam karya musik baik mengenai cerita maupun aransemen karya musik yang muncul belakangan ini
Tidak tersedia versi lain