Tugas Akhir
Konsepsi Landasan Penciptaan Seniman Diaspora Lombok dalam Seni Lukis Kontemporer
Pemikiran postmodern mengenai pluralitas memengaruhi seni rupa kontemporer sekaligus membuka ruang bagi seniman-seniman diaspora Lombok untuk terlibat didalamnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsepsi landasan dan representasi simbolik dalam penciptaan lukisan oleh seniman diaspora Lombok di ranah seni rupa kontemporer dan mendeskripsikan makna simbolik yang muncul dalam presentasi lukisan seniman diaspora Lombok. Metode penelitian yang digunakan kualitatif. Fokus bahasan pada seniman Saepul Bahri dan Wisnu Aji Kumara. Keduanya aktif berkesenian selama lebih dari 14 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsepsi landasan penciptaan keduanya menggabungkan unsur tradisi Sasak, spiritualitas, dan kritik sosial dalam karya mereka. Saepul dan Aji dalam lukisan mereka berakar pada nilai-nilai lokal dan spiritualitas, namun tetapi beradaptasi dengan konteks kontemporer. Representasi konsepsi simbolik dilakukan dengan mengintegrasikan elemen budaya lokal, tradisi, dan pengalaman pribadi. Penggunaan simbol-simbol yang khas dari tradisi maupun kearifan lokal Sasak, menyampaikan identitas, spiritualitas, hidup rukun bermasyarakat dan senantiasa berusaha melestarikan tradisi lokal.
Tidak tersedia versi lain