Tugas Akhir
Puisi sebagai inspirasi penciptaan skenario film fiksi "Mama Bilang Tidak" menggunakan plot non-linier
Menciptakan suatu karya dapat terinspirasi dari apapun, begitu juga dengan skenario film fiksi “Mama Bilang Tidak” yang terinspirasi dari puisi tentang aborsi. Isu aborsi menarik untuk diangkat menjadi sebuah topik suatu karya karena dekat kaitannya dengan kenakalan remaja dan kehamilan tidak terencana. Melalui alih wahana, bait-bait puisi melewati proses pemaknaan, lalu syairnya akan ada yang dikembangkan ataupun mengalami penciutan untuk diubah menjadi karya skenario film. Terdapat dua setting waktu dalam skenario “Mama Bilang Tidak”, tahun 2000 sebagai flashback, menceritakan tokoh Suci yang terjerumus kenakalan remaja, sehingga mengalami kehamilan. Disisi lain, tahun 2024 sebagai present menceritakan tentang keinginan Roh Cantik untuk hidup di dunia sebab dia mati sebelum dilahirkan. Maka dari itu, dengan menggunakan plot non-linier, urutan cerita disusun secara tidak kronologis mengingat adanya perbedaan dua setting waktu tersebut. Meskipun demikian, setiap bagian cerita tetap saling berhubungan dan tetap memunculkan elemen dramatik curiosity dan surprise. Pesan moral yang disampaikan tentang berharganya suatu kehidupan, dapat neningkatkan kesadaran dan diskusi publik tentang isu aborsi. Karya ini juga dapat menjadi contoh bentuk apresiasi karya puisi sekaligus untuk menghidupkan kembali karya-karya puisi yang kurang dikenal, sehingga lebih banyak khalayak dapat mengetahuinya.
Tidak tersedia versi lain