Tugas Akhir
Representasi konflik internal karakter utama melalui bahasa tubuh dalam penyutradaraan film pendek fiksi "Senandung Bapak Di Penghujung Hari"
Penelitian ini membahas representasi konflik internal karakter utama melalui bahasa tubuh dalam penyutradaraan film pendek "Senandung Bapak di Penghujung Hari" . Cerita berfokus pada Sumiran, seorang ayah yang harus menghadapi dilema emosional dan tekanan hidup ketika putranya jatuh sakit dan membutuhkan obat, sementara ia tidak memiliki uang untuk membelinya. Sumiran enggan bercerita kepada istrinya, Mustika, tentang keterbatasan finansialnya, yang diperburuk oleh masalah yang terjadi antara dirinya dan adiknya. Penelitian ini menganalisis bagaimana elemen bahasa tubuh, seperti gerakan, ekspresi wajah, dan gestur, digunakan untuk mengkomunikasikan konflik batin Sumiran kepada penonton. Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa tubuh Sumiran memainkan peran penting dalam menggambarkan perjuangan emosionalnya, termasuk perasaan putus asa, rasa bersalah, dan harapan yang terpendam. Temuan ini menegaskan pentingnya penyutradaraan yang cermat dalam memvisualisasikan konflik internal karakter melalui bahasa tubuh, sehingga menciptakan pengalaman emosional yang mendalam bagi penonton.
Tidak tersedia versi lain