Tugas Akhir
Perancangan zine upacara nguras enceh di makam Raja-Raja Imogiri sebagai upaya pelsestarian budaya untuk generasi muda
Kemajuan teknologi digital yang pesat membuat arus budaya asing masuk di Indonesia secara masif. Hal itu mengakibatkan budaya lokal tergeser. Namun, disisi lain kemajuan teknologi juga dapat membuka kesempatan untuk budaya lokal dikenal oleh dunia. Salah satunya yaitu Upacara Nguras Enceh yang berlokasi di Makam Raja – Raja Imogiri. Acara budaya ini kurang mendapatkan perhatian khususnya dari generasi muda. Generasi muda lebih tertarik dengan konten bermuatan visual di sosial media dibandingkan membaca buku atau artikel. Zine dipilih untuk mengakomodasi ketertarikan tersebut. Zine memiliki kebebasan dalam eksplorasi konten visual serta penggunaan bahasa yang santai. Menggunakan metode perancangan dengan pendekatan antropologi visual untuk mengenalkan unsur yang ada di Upacara Nguras Enceh. Kemudian diidentifikasi dengan metode 5W dan 1H untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh target audiens. Informasi yang didapatkan dari narasumber dan studi literatur memberikan penulis banyak informasi baru yang sangat mendetail dalam Upacara Nguras Enceh. Zine "Menjaga Marwah Air Bertuah" ini diharapkan dapat memberikan kesadaran untuk generasi muda agar perduli dengan budaya yang ada disekitarnya.
Tidak tersedia versi lain