Buku Teks
Secangkir teh jahe : hari-hari yang mendebarkan
Buku berisi kumpulan tulisan semacam catatan harian berjudul Hari-hari Yang Mendebarkan ini sungguh banyak manfaatnya. Para pembaca dapat menggali makna, menyerap ide dan informasi dan merasakan semangat tinggi dalam menulis. Dan yang lebih penting lagi, buku semacam ini dapat menjadi mata air inspirasi bagi pembaca, termasuk bagi sesama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Ranting Muhammadiyah se-Bantul, juga bagi ibu-ibu 'Aisyiyah se-Bantul, bagi adik-adik dan anak-anakku kader Muhammadiyah yang aktifdi ortom IMM, IPM, Pemuda Muhammadiyah, NA, Tapak Suci dan Pandu Hizbul Wathan. Para guru dan kepala-kepala sekolah Muhammadiyah dan Iainnya se-Bantuldapat menimba gagasan segardan pengalaman lewat buku ini. Ketika pandemi Covid-19 muncul mengharuskan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, dengan risiko lebih banyak waktu berada di rumah, bekerja di rumah, Pak Agus Amarulloh termasuk orang yang gelisah. Dia merasakan hari-hari yang mendebarkan dalam hidupnya, Untuk mengatasi kegelisahannya itu beliau menulis semacam catatan harian, tulisan serial Secangkir Teh Jaha Hampir setiap hari ini ditulis dan disebarkan lewat WA ke temantemannya. Lama-kelamaan makin banyakt dan seiring dengan ketidakjelasan kapan pandemi berakhir, isi tulisan Pak Agus Amarulloh justru makin jelas. Kemudian muncul gagasan, tulisan esai SecangkirTeh Jahe ini dikumpulkan dalam bentuk buku
Tidak tersedia versi lain