Tugas Akhir
Analisis Naratif Ideologi Feminisme Liberal Pada Program Reality TV Competitive Show Physical: 100 Season 1 (2023)
Penelitian ini menganalisis konstruksi ideologi feminisme liberal pada program reality TV competitive show Physical: 100 Season 1. Sebagai program format semi-script, reality TV menggabungkan elemen yang direncanakan dan tidak direncanakan pada naskah dan saat proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis naratif dan oposisi biner dari Claude Lévi-Strauss. Penelitian ini mengamati keseluruhan episode Physical: 100 Season 1, dengan fokus pada miteme yang berupa adegan, dialog, dan monolog yang mengandung prinsip-prinsip feminisme liberal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesa awal yang menyatakan program Physical: 100 Season 1 mengandung pandangan feminisme liberal terbukti benar. Bukti tersebut terlihat dari temuan penelitian yang menunjukkan bahwa program Physical: 100 Season 1 mengkonstruksikan pandangan feminisme liberal dengan dua cara. Pertama, secara terencana, yang mana feminisme liberal tergambar melalui desain program acara. Ini terlihat dari pembuat program yang mengupayakan memberikan kesetaraan hak dan kesempatan melalui sistem atau aturan kompetisi yang diberlakukan. Kedua, secara tidak terencana karena feminisme liberal tergambar dari spontanitas para kontestan, seperti perempuan yang menampilkan sifat maskulin (rasional/logis, agresif, mandiri, dapat memimpin) dan laki-laki yang menunjukkan sifat feminin (emosional/mengedepankan perasaan, sensitif). Hal ini terjadi secara tidak terencana karena adanya spontanitas oleh para kontestan yang terwujud dalam adegan, dialog, dan monolog
Tidak tersedia versi lain