Partitur/Praktek Musik
Implementasi gaya classic Dutch East Indies dalam perancangan interior toko oleh-oleh dan kafe Tunggal Inti Kahuripan Bandung
Tunggal inti Kahuripan, perusahaan kuliner yang berdiri di Kota Bandung sejak tahun 1962, menghadapi tantangan untuk tetap relevan di tengah industri kuliner yang berkembang pesat. Perusahaan berupaya untuk mempertahankan kualitas produknya sambil memperbarui cara presentasi produk dengan desain interior inovatif dan menarik di cabang baru mereka. Perancangan meggunakan metode Design Thinking Double Diamond yang mencakup identifikasi masalah dan pencarian solusi. Pada perancangan ini diangkat konsep “Down the Memory Lane” untuk menciptakan suasana klasik yang mengundang nostalgia, dengan menggabungkan gaya Classic Dutch East Indies yang menonjolkan elemen arsitektur Belanda dan Indonesia. Konsep ini tidak hanya bertujuan untuk menghidupkan kembali keindahan masa lalu tetapi juga untuk menarik minat generasi muda yang mencari pengalaman unik dan otentik. Bangunan yang dirancang memiliki tiga lantai, dengan distribusi fungsi yang terstruktur: lantai pertama dioperasikan sebagai toko oleh-oleh; lantai kedua difungsikan sebagai seating area yang dilengkapi dengan photobooth untuk menangkap momen berharga pengunjung; dan lantai ketiga didesain sebagai kafe yang menawarkan santapan lezat dalam suasana yang nyaman dan estetik. Keluaran dari perancangan ini adalah ruang yang mengoptimalkan interaksi produk-konsumen dengan tata letak efisien dan elemen visual untuk meningkatkan kenyamanan serta membangun koneksi emosional dengan pengunjung.
Tidak tersedia versi lain