Tugas Akhir
Perancangan Concept Art Book Skin Line League of Legends dari Figur Anhropomorphic dalam Wayang Kulit
League of Legends merupakan game MOBA yang gratis untuk dimainkan dengan salah satu sumber penghasilannya berupa in-game cosmetics yang dapat dibeli oleh pemain berupa skin. Upaya untuk menarik perhatian pemain dilakukan dengan merilis skin dengan berbagai tematik. Walaupun eksplorasi tema untuk skin tidak terbatas, belum ada tematik skin yang merepresentasikan budaya Asia Tenggara khususnya Indonesia. Concept art book yang penulis rancang ini diharapkan dapat menampilkan representasi budaya Nusantara dengan menciptakan konsep skin line yang terinspirasi dari figur anthropomorphic dalam wayang. Karya final berupa concept art book ini berisikan konsep dan materi visual diantaranya meliputi tiga desain skin champions League of Legends berupa Azir, Alistar dan Aurelion Sol yang terinspirasi dari estetika wayang kulit anthropomorphic Jatayu, Jatasura, Maesasura, Lembusura dan Antaboga, desain spell effect, serta proses splash art dengan judul “Purwa Rananggana, A League of Legends Skin Concept Art”. Tujuan dirancangnya concept art book ini adalah sebagai bentuk representasi budaya Nusantara di League of Legends dalam bentuk in-game cosmetics.
Tidak tersedia versi lain