Tugas Akhir
Proses Kreatif Penciptaan Tari Kembang Bulak Karya Budi Tejasukmana dan Stela Natalia Mulia di Kabupaten Bekasi
Fokus utama dalam penelitian ini adalah proses kreatif Penciptaan Tari Kembang Bulak Yang ada di Kabupaten Bekasi. Tari Kembang Bulak merupakan tarian khas Kabupaten Bekasi Yang terinspirasi dari keramaian di lapangan tradisi berkumpulnya muda-mudi sesaat setelah lebaran bermain bedug dengan penuh keceriaan. Hal ini menjadi motivasi internal penata tari untuk mengembangkan gerak tersebut menjadi sebuah sajian karya tari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatit dengan metode analisis deskriptif. Potensi kreatif dianalisis dengan menggunakan konsep kreativitas 4P Rhodes yang dikutip oleh Utami Munandar sebagai teori pendekatan yang meliputi pribadi, pendorong, proses, dan produk. Dalam menciptakaan katya tari ini, koreografer melewati beberapa tahapan yang dilalui untuk memulai langkah awal pencarian ide atau gagasan. Berdasrkan pemahaman Alma M. Hawkins bahwa koreografi tercipta melalui beberapa tahapan yaitu eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi. Pementingan akan penampilan, menjadikan koreografer ingin menggambarkan kondisi tersebut, untuk mewujudkan ke dalam sebuah karya tari dengan berbagai aspek tari seperti gerak, rias dan busana, musik, tata cahaya, tata ruang, dan properti. Hasil penelitian menunjukan bahwa penata tari dalam melakukan proses kreatif dipengaruhi oleh faktor internal yang berdasar dari pengalamannya dalam berkesenian dan keinginan membuat karya tari bernuansa keceriaan muda-mudi Bekasi dan faktor eksternal yaitu dukungan dari pemerintah Kabupaten Bekasi dan masyarakat sekitar yang membuat penata tari semangat untuk mcnciptakan karya. Evaluasi sebagai tahap akhir, diterapkan disetiap akhir proses yang dilakukan sebagai tolak ukur keberhasilan dari karya, dengan melakukan tahap proses ini akhirnya menghasilkan sebuah karya tari Kembang Bulak.
Tidak tersedia versi lain