Partitur/Praktek Musik
Interprestasi penari terhadap gagasan karya contraction
Penelitian ini membahas tentang adanya proses transformasi dan adaptasi dalam sebuah karya tari berjudul Contraction yang diciptakan oleh Maharani Arnisanuari. Contraction merupakan karya bersumber dari pengalaman empiris kontraksi persalinan yang membahas tentang tiga titik tegang pada tubuh yaitu pinggang, perut, dan kaki. Karya tari ini melibatkan penari perempuan yang belum memiliki pengalaman tubuh kontraksi tetapi diharapkan mampu menyampaikan cerita melalui gerak tubuh dan ekspresi sesuai dengan gagasan koreografer. Penari terlibat penuh dalam eksplorasi rasa dan gerak sehingga penari dapat memiliki pandangan masing-masing terhadap rasa sakit yang ingin dimunculkan dalam cerita Contraction. Transformasi ide gagasan yang ada menuju sebuah hasil akhir produk karya seni menggunakan konsep adaptasi dibahas dalam penelitian ini menggunakan teori adaptasi oleh Linda Hutcheon. Adaptasi produk karya tari Contraction dengan peralihan media pementasan dalam bentuk pertunjukan online dibahas menggunakan tahapan yang ada. Pembahasan proses penciptaan dengan adanya mode keterlibatan yang menekankan pada proses memungkinkan untuk memperluas fokus studi adaptasi untuk mempertimbangkan juga hubungan di antara mode keterlibatan. Proses adaptasi antara koreografer dan penari dalam merealisasikan gagasan dalam penelitian ini mencakup tahapan ekstrapolasi, analogi, dan kritik atau respect. Melewati tiga tahapan tersebut menjadi produk karya tari yang diadaptasi menjadi bentuk produk baru yaitu video tari. Penelitian ini memunculkan hasil pemaknaan baru dari interpretasi penari yang mempengaruhi hasil penciptaan karya Contraction.
Tidak tersedia versi lain