Tugas Akhir
Andhe
Andhe merupakan karya tari yang bersumber dari kisah perjalanan asmara Retna Cindhaga dengan Raden Panji Asmarabangun yang merupakan salah satu lakon pada Babad Panji. Ketika seorang perempuan tidak lagi menjadi inferior akan tetapi sudah bersikap superior. Ambisinya untuk mencapai tujuan, perempuan menyingkirkan semua penghalang, perjuangan perempuan terlihat emosional dan terdapat ambivalensi, disatu sisi perempuan ditempatan sebagai pekerja keras namun tidak memikirkan efek samping dari perbuatannya. Karya tari ini berpijak pada Tari Topeng Klasik Gaya Yogyakarta seperti Ogek Lambung, Dolanan Sampur, dan Pacak Gulu Topeng yang telah dikembangkan sesuai kebutuhan dan daya kreatif penata tari. Menggunakan metode penciptaan Eksplorasi, Improvisasi, Komposisi, dan Evaluasi. Karya tari ini dengan pola koreografi kelompok dengan tipe dramatic dengan konsep Bedhayan, tanpa adanya keluar masuk penari. Tema yang digunakan adalah percintaan dengan bentuk cara ungkap dibagi menjadi introduksi penggambaran adegan inti perubahan Retna Cindhaga menjadi Dewi Sekartaji, bagian 1 penggambaran dari perjalanan Retna Cindhaga yang bersifat emosional, gigih dan ambisius dalam menyesatkan Dewi Sekartaji, bagian 2 sebagai penggambaran gandrung Retna Cindhaga terhadap Raden Panji Asmarabangun. Bagian 3 adalah penggambaran Retna Cindhaga yang berhasil memasuki kerajaan untuk menikah menggantikan Dewi Sekartaji, bagian 4 sebagai penggambaran Retna Cindhaga ketahuan dan terjadilah pertempuran oleh Retna Cindhaga dengan Dewi Sekartaji, dan ending Retna Cindhaga mengalami kekalahan, namun sifat emosional dan ambisiusnya tidak membuat Retna Cindhaga menyerah untuk mendapatkan cinta dari Raden Panji Asmarabangun.
Tidak tersedia versi lain