Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Persepsi estetika lingkungan dan keterwakilan perempuan dalam desain kawawsan Karangwaru riverside Yogyakarta

Artbanu Wishnu Aji - Nama Orang;

Wilayah sungai perkotaan di Indonesia adalah wilayah yang banyak menimbulkan persoalan lingkungan seperti permukiman liar dan penumpukan sampah. Pemerintah melalui instansi terkait berupaya melakukan perbaikan lingkungan bantaran sungai bersama dengan para pemangku kepentingan dengan melibatkan mereka dalam proses pembangunannya. Salah satu wilayah yang berhasil diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya adalah Karangwaru Riverside (KRS) di kelurahan Karangwaru Yogyakarta. Perbaikan lingkungan di wilayah bantaran sungai ini menerapkan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang di dalamnya melibatkan perempuan sebagai bagian dalam proses persiapan, pelaksanaan dan pemeliharaan. Meskipun memiliki konsep pembangunan partisipatif, hasil pembangunan bantaran sungai di KRS belum pernah diteliti dalam konteks keterwakilan perempuan sebagai salah satu pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menerangjelaskan persepsi estetika lingkungan perempuan terhadap hasil pembangunan di KRS yang terdiri dari persepsi ideal lingkungan sungai, persepsi terhadap lingkungan terbangun dan keterwakilan aspirasi desain serta relasi kuasa yang beroperasi dalam proses perancangan dan okupansi hasil pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif serta analisis diskursus Foucauldian (ADF). Data dikumpulkan dengan mewawancarai 10 warga perempuan yang terlibat aktif dan pasif. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak QDA Miner Lite yang berfungsi untuk menghasilkan konsep teori dari koding data berdasar tema yang muncul. Analisis ADF dilakukan dengan menkoding transkrip wawancara sehingga menghasilkan orientasi aksi, posisi subyek, praktek dan subyektifitas. Proses ADF dilakukan dengan pembentukan konstruk diskursif, diskursus dan hubungan antar diskursus. Hasil analisis QDA Miner Lite menghasilkan persepsi ideal sungai perempuan tidak terbatas pada sensori visual melainkan taktil dan kinetik, sedangkan visi artistik mereka adalah: imajinatif dengan sentuhan pragmatis, natural dan rapi. Analisis ini juga menghasilkan visi desain perempuan di wilayah KRS yaitu: aman, awet, unik, hijau, mudah dirawat, pemisahan zoning publik dan privat, akses mudah serta jujur terhadap kondisi. Relasi kuasa yang beroperasi sebagai posisi dominan perempuan muncul dalam diskurus etika dan sosial yang ditandai dengan kemampuan mereka untuk mengkontrol norma dan kegitan sosial. Persepsi perempuan terhadap estetika lingkungan bantaran sungai di KRS tidak terbatas pada bentuk visual ataupun hasil pembangunan fisik semata. Perawatan lingkungan, keawetan dan pemanfaatan ruang yang sesuai dengan etika dan norma sosial juga mempengaruhi mereka dalam melihat keindahan lingkungan terbangun. Perempuan mempersepsi keindahan lingkungan secara berbeda sesuai spektrum diskursus dan posisi mereka dalam diskursus tersebut. Dalam diskursus manajemen lingkungan memiliki persepsi negatif sedangkan dalam diskursus estetika perempuan memiliki persepsi positif.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi DIS/SR/Art/p/2024
KT20251748
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - BACA DI TEMPAT
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
DIS/SR/Art/p/2024
Penerbit
Yogyakarta : PPS ISI Yogyakarta., 2024
Deskripsi Fisik
xii, 217 hal. : ilus., lamp ; 30 cm
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DIS/SR
Tipe Isi
text
Tipe Media
unmediated
Tipe Pembawa
volume
Edisi
-
Subjek
perempuan
Relasi Kuasa
estetika lingkungan
bantaran sungai
Info Detail Spesifik
Bibliografi: hal. 210-216
Pernyataan Tanggungjawab
Artbanu Wishnu Aji
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik