Tugas Akhir
Perancangan Kampanye Edukasi Seks Aman Untuk Mencegah Penyebaran Penyakit HIV dan AIDS Bagi Remaja Kota Yogyakarta
Terdapat berbagai macam jenis Penyakit Menular Seksual (PMS) salah satu adalah penyakit HIV dan AIDS yang saat ini belum ditemukan obatnya. Maraknya perilaku seks berisiko menjadi salah satu faktor tersebut. Sudah dilaksanakannya program edukasi bahaya HIV namun dikarenakan pendekatan yang cukup kaku, terutama untuk remaja usia 18-25 tahun, menyebabkan proses edukasi terlaksana dengan kurang maksimal, sehingga tingkat perilaku seks berisiko semakin tinggi. Tujuan perancangan karya adalah memberikan cara baru untuk mengedukasi kesadaran remaja terkait bahaya HIV, menggunakan konten edukasi seks bernuansa humoris, fun dan warna-warni. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah menggunakan metode kualitatif mengacu pada salah satu aspek kampanye oleh Ostergaard yaitu tahap Awareness (kesadaran). Proses penelitian serta pengumpulan data menggunakan metode 5W+1H, kuesioner dan metode wawancara. Hasil dari perancangan karya kampanye Berani Main Aman mempunyai kebaharuan dari segi perancangan kampanye layaknya konten cetak yang terintegrasi media sosial, konten media ambient, serta edukasi seks menggunakan pendekatan secara humoris. Kata Kunci: penyakit HIV dan AIDS, perilaku seks berisiko, remaja, kampanye edukasi, praktik seks aman, kesadaran, pendekatan humoris
Tidak tersedia versi lain