Tugas Akhir
Visualisasi bunga Edelweis dalam scraf batik dengan pewarna alam
Penciptaan karya tugas akhir terinspirasi dari pengalaman pribadi saat mendaki gunung yang dihiasi penuh dengan bunga Edelweis. Saat ini Edelweis (Anaphalis Javanica) merupakan tumbuhan yang dilindungi karena populasinya sudah jarang dan dalam bahaya kepunahan. Permasalahan lingkungan menjadi sebuah ancaman besar bagi makhluk hidup, sehingga perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan Edelweis. Salah satu caranya dengan memvisualisasikan Edelweis kedalam karya scarf batik menggunakan pewarna alami. Metode pendekatan yang dipilih adalah estetika dengan metode penciptaan menggunakan teori Sp. Gustami yang meliputi tiga tahapan utama, yakni tahap eksplorasi dengan mengumpulkan data dan pencarian ide konsep, perancangan atau membuat desain, yang terakhir perwujudan pembuatan karya. Proses perwujudan menggunakan teknik batik tulis lorodan dengan pewarna alami yaitu indigofera, jolawe, dan tingi. Teori yang dipergunakan adalah teori estetika dan teori ornamen.Hasil dari penciptaan karya Tugas Akhir ini adalah scarf batik berjumlah delapan lembar yang kesemuanya mengaplikasikan pewarna alam. Ukuran scarf batik masing-masing berukuran 110 cm x 110 cm dengan bentuk persegi, sedangkan untuk scarf panjang berukuran 200 cm x 50 cm. Kain yang digunakan pada proses perwujudan karya ini menggunakan kain sutra, kain katun sutra, dan kain tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).
Tidak tersedia versi lain