Tugas Akhir
Tafsir tembang macapat sebagai ide penciptaan seni lukis
Seni lukis telah menjadi sarana ekspresi budaya dan spiritualitas manusia sepanjang sejarah. Dalam konteks penciptaan karya seni lukis, bagi penulis sebagai penganut budaya dan spiritualitas Jawa, mampu membawa dimensi yang kaya dan mendalam melalui interpretasi visual secara kosmologis. Spiritualitas Jawa dalam penciptaan seni lukis sebagai pemaknaan simbolis, filosofis, dan transendental terhadap sastra tembang Macapat Jawa yang berisi tentang proses kehiduan dan eksistensi manusia. Dalam estetika Jawa, konsep harmoni dan keseimbangan antara manusia dan alam tercermin dalam prinsip "rasa, karsa, karana". Konsep yang dijadikan landasan penciptaan untuk menyampaikan pesan spiritual melalui karya seni lukis, dengan menggabungkan perasaan, pikiran, dan tindakan melalui komposisi dan penggunaan warna. Proses penciptaan karya dimulai dari pemahaman konsep dari jenis-jenis tembang Macapat, eksplorasi ide, pravisualisasi, persiapan media, alat, dan bahan, eksekusi, hingga finsihing. Tantangan yang muncul adalah menjaga integritas spiritualitas Jawa di tengah pengaruh globalisasi dan modernisasi. Oleh karena situasi tersebut, ada kekhawatiran esensi spiritual dapat tereduksi, maka penulis bertujuan menggambarkan pemahaman mendalam tentang makna simbolik dan filosofis dari spiritualitas Jawa yang perlu dijaga agar supaya warisan budaya ini tetap eksis. Hasil akhir dari penciptaan Tugas Akhir ini adalah karya seni lukis ekspresionistik yang merepresentasikan kesebelas tembang Macapat sebagai interpretasi personal fase-fase kehidupan manusia.
Tidak tersedia versi lain