Tugas Akhir
“Gitar” komposisi musik berdasarkan analogi pola, bentuk dan warna kayu gitar klasik modern
Musik program pada umumnya menggunakan pendekatan imajinasi dan perasaan dalam menentukan dan mengolah unsur intramusikal dalam sebuah karya. Komposisi musik yang menggunakan pendekatan seperti musik rogram mengalami kendala perihal ketidaksesuaian unsur ekstramusikal dengan musiknya. Penulis membuat karya musik yang berjudul “Gitar” sebagai karya Tugas Akhir dengan tujuan untuk menganalogikan unsur ekstramusikal ke dalam intramusikal. Selain itu terdapat tujuan untuk menempatkan dan mengembangkan hasil unsur ekstramusikal ke dalam unsur intramusikal. Komposisi “Gitar” diciptakan melalui berbagai proses, antara lain, perumusan ide penciptaan dan penentuan judul, observasi seperti pengumpulan data, analisis data dan verifikasi data antara pustaka dan karya, penentuan konsep karya seperti bentuk musik dan format musik, penentuan instrumen, penggarapan detail karya dan pembuatan notasi. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi pustaka dan karya mengenai hubungan analogi unsur ekstramusikal dengan intramusikal seperti warna menjadi nada, dan karya dengan konsep analogi. Penulis menjawab persoalan kesesuaian unsur ekstramusikal yang termuat dalam rumusan penciptaan dengan metode analogi yang berlandaskan kemiripan bentuk dan fungsi antar komponen ekstramusikal dengan intramusikal seperti tema utama, alur nada dan lainnya. Penulis melakukan analogi pada gitar klasik modern sebagai objek ekstramusikal dengan unsur intramusikal dengan mengambil bentuk komponen gitar serta warna dari gitar klasik. Dari hasil proses analogi tersebut diperoleh karya berjudul “Gitar” yang memiliki tiga movement dengan ide penentuan unsur intramusikal melalui konstruksi dan warna gitar klasik modern.
Tidak tersedia versi lain