Penelitian
Penerapan konsep green urban living pada rumah sederhana sehat
Kondisi pandemi dengan beberapa kebijakan pemerintah mengenai pembatasar aktivitas di luar ruangan memberikan kesadaran bahwa kenyamanan tinggal di dalam rumah menjadi sebuah prioritas. Hal ini menjadikan hunian yang ideal dengan tingkat kenyamanan tertentu menjadi mutlak diperlukan. Bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan perkotaan kondisi demikian menjadi tantangan tersendiri karena kompleksitas dan keterbatasan yang ada di lingkungan perkotaan
Namun masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) kurang mendapatkan akses hunian dengan tingkat kenyamanan standar Saat ini sebenarnya sudah banyak pengembang perumahan yang membangun Rumah Sederhana dengan harga yang terjangkau Salah satu dukungan pemerintah dalam upaya penyelenggaraan Rumah Sederhana Sehat adalah melalui program pembiayaan Kementerian PUPR yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Masalah yang kemudian muncul adalah untuk mendapatkan standar sederhana sehat yang dimaksud relatif banyak menemui kendala, di antaranya adalah luasan hunian, keterbatasan lahan, kepadatan lingkungan dan kurangnya area hijau. Berdasar permasalahan tersebut penelitian ini dilakukan sebagai bentuk upaya mengoptimalisasi aspek Imgkungan hunian sehingga dapat mencapai standar sederhana sehat yang sesuai dan berdampak baik bagi penggunanya. Dalam pencapaiannya, lingkungan hunian akan dirancang baik dari aspek interior maupun eksterior dengan melalui pendekatan desain berkelanjutan
Konsep green urban living adalah konsep yang akan diaplikasikan pada rancangan ini dan merupakan salah satu bentuk perwujudan makrokosmos darı pendekatan desain berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain