Tugas Akhir
Penggunaan bidikan dekat ekstrem (ekstrem close-up) sebagai representasi penglihatan lemah pada mosaik film “Luput"
Penglihatan lemah merupakan gangguan penglihatan kronis dimana penderitanya
masih memiliki sisa penglihatan untuk melakukan aktivitas sehari-sehari walaupun
dengan keterbatasan. Melalui film “Luput”, teknik pengambilan gambar bidikan
dekat ekstrem dikombinasikan dengan strategi mosaik dalam merepresentasikan
penderita penglihatan lemah dalam melihat dunia. Saat menggunakan bidikan yang
cakupan area bingkainya terfokus pada bagian tertentu, efek dramatis film akan
lebih ditunjukkan oleh pembuat film. Rumusan penciptaan dalam proposal ini
adalah bagaimana penggunaan teknik bidikan dekat ekstrem (extreme close-up
shot) sebagai representasi penglihatan lemah pada mosaik film “Luput”. Metode
penelitian yang dilakukan merupakan tahapan proses penciptaan karya video yang
dipaparkan oleh Josef Steiff, yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi.
Penggunaan bidikan dekat ekstrem dalam merepresentasikan penglihatan penderita
penglihatan lemah merupakan teknik pengambilan gambar yang tepat. Hal ini
dikarenakan penglihatan lemah yang sangat terbatas mampu terwakilkan dengan
penggunaan bidikan dekat ekstrem tersebut. Penerapan strategi mosaik dalam
mendukung pengambilan gambar bidikan dekat ekstrem cukup berhasil karena
mampu membuat kumpulan potongan-potongan gambar jadi lebih bermakna..
Tidak tersedia versi lain