Tugas Akhir
Representasi Hubungan Spiritual Seorang Aktivis Lingkungan Darno Dengan Lingkungan Alam Dalam Film Dokumenter Potret "Pilang"
Krisis lingkungan saat ini adalah bencana buatan manusia terbesar yang sedang dihadapi planet ini. Beragam solusi dan perspektif yang ditawarkan berbagai pihak menyoroti aspek-aspek praktikal yang tidak mendalam. Sementara itu, aspek esensial yang jarang dibahas da1i permasalahan ini adalah sifat sakral penciptaan dan bagaimana hal ini mempengarnhi hubungan manusia dengan alam semesta sebagai lingkungan hidup manusia. Darno seorang aktivis lingkungan sedang menghayati sebuah konsep Eco-Spiritual dengan menjalankan tiga pedoman hidupnya yaitu Mukhlis, Ikhlas lan Nriman. Eco-Spiritual membe1ikan suatu imperatif spiritual bagi manusia untuk kembali menghargai nilai-nilai intrinsik yang sudah mengkristal di dalam lingkungan alam. Saatnya manusia melakukan total action (gerakan menyeluruh) untuk kembali ke alam (back to nature). Eco-Spiritual ini membawa Darno menemukan jati dirinya terhadap lingk."Ungan. Film dokumenter "Pilang" adalah film dokumenter potret tentang representasi hubungan spiritual Darno sebagai aktivis lingkungan dengan alam. Sisi human interest yang diangkat sutradara adalah pemikiran dan keunikan tokoh sebagai seorang yang menjalankan konsep Eco-Spiritual. Penyutradaraan film dokumenter ini disampaikan dengan gaya ekspositori dan menggunakan struktur tematis dalam penceritaannya. Gaya ekspositori ditunjukkan dengan penuturan secara langsung oleh narasumber, kemudian disisipkan dengan ilustrasi sebagai footage pendukung penuturan narasumber. Struktur tematis mengacu pada ketiga pedoman hidup damo yaitu Mukhlis, lkhlas lan Nriman.
Tidak tersedia versi lain