Tugas Akhir
Penggunaan first person voice-over untuk menunjukkan dimensi karakter tokoh utama dalam skenario "24 stitches"
Pengaruh dari pengasuhan orang tua merupakan faktor yang penting dalam pembentukan karakter atau kepribadian individu. Skenario 24 Stitches merupakan bentuk perwujudan dari pengaruh pengasuhan keluarga disfungsional dalam pembentukan karakter. Skenario membawa pesan bahwa setiap orang memiliki alasan dibalik tindakan yang dilakukan dan akan mendapatkan konsekuensi dari tindakannya. Eksplorasi penggunaan voice-over kemudian digunakan untuk membangun karakter tokoh utama. Voice-over yang digunakan adalah narası voice-over internal, khususnya dari sudut pandang orang-pertama, yakni tokoh utama Konsep tersebut akhirnya terwujud dalam tugas akhir penciptaan seni berjudul Penggunaan First-Person Voice-over untuk Menunjukkan Dimensi Karakter Tokoh Utama dalam Skenario "24 Stitches" Naskah film "24 Stitches" membawa obsesi sebagai objek penciptaan dengan menceritakan tentang Val, seorang make-up artist film, yang memiliki obsesi untuk menjadi pengkarya terbaik di bidangnya. Val menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, bahkan menyakiti orang lain. Val merupakan tokoh yang memiliki sudut pandang berbeda dari orang kebanyakan sehingga diperlukan alat untuk menyampaikan sudut pandang tersebut, yaitu melalui first person voice- over internal to the diegesis
Selain berfungsi sebagai pembentuk karakter, narasi voice-over dalam naskah film "24 Stitches juga memiliki fungsi lain, yaitu untuk menunjukkan konflik batin dan hubungan antar tokoh Melalui penciptaan karya skenario ini, dapat disimpulkan bahwa first person voice-over mampu menjadi alat untuk menunjukkan karakter tokoh utama.
Tidak tersedia versi lain