Tugas Akhir
Tanaman kumis kucing sebagai ide penciptaan motif batik tambal pada busana long outer gaya bohemian
Ide Penciptaan Tugas Akhir ini berawal dari pengalaman empiris penulis melihat sosok ibu yang berjuang melawan penyakit batu ginjal akibat dari pola gaya hidup yang tidak sehat, serta ketertarikan pada salah satu bagian tanaman Kumis Kucing, yaitu bunga. Bunga Kumis Kucing memiliki bentuk kelopak yang kecil dan benang sari yang unik keluar menjulur dari kedua sisi bunga yang menyerupai bentuk Kumis Kucing, dengan bentuk tepi daun sedikit bergerigi meruncing dan berbulu halus, memiliki akar serabut halus serta batang yang bertekstur sedikit keras seperti kayu. Selain itu, tanaman Kumis Kucing merupakan salah satu tanaman herbal yang dimanfaatkan ibu sebagai ramuan herbal untuk pengobatan penyakit batu ginjal yang diderita. Oleh karena itu, penulis bermaksud memvisualisasikan dari tanaman Kumis Kucing yang digunakan untuk obat penyembuhan penyakit ginjal yang diderita ibu dalam pola motif batik tambal berupa busana long outer. Metode penciptaan yang digunakan dalam penciptaan Tugas Akhir ini adalah metode tiga tahap enam langkah dari SP. Gustami yang tahapannya meliputi eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Sedangkan untuk metode pendekatannya menggunakan metode pendekatan Empiris, metode Estetika dan metode Ergonomis. Hasil dari penciptaan Tugas Akhir ini adalah berupa delapan buah busana long outer yang dibuat dengan menggunakan teknik batik tulis dan pewarnaan colet remasol pada setiap karya serta teknik bordir sebagai teknik finishing pada sebagian karya dan secara keseluruhan untuk menggabungkan karya adalah menggunakan teknik jahit. Motif pada busana tersebut merupakan hasil dari stilisasi bentuk yang mengambil dari bagian-bagian tanaman Kumis Kucing, dan bentuk organ ginjal yang didominasi warna merah, hijau, ungu, coklat, serta warna kuning tua sebagai warna pendukung warna utama. Kata Kunci: Tanaman Kumis Kucing, Ginjal, Long Outer, Motif Batik Tambal, Gaya Bohemian.
Tidak tersedia versi lain