Tugas Akhir
"Getsemani" Komposisi musik berdasarkan kisah Yesus saat berdoa di Taman Getsemani untuk ansambel campur
Program musik naratif merupakan salah satu dari jenis musik. Seperti musik gereja yang saat ini terus berembang banyak menggunakan ektramusikal melalui kisah atau peristiwa dalam Alkitab. Namun jarang sekali terdapat komposisi musik program naratif dengan menggunakan narasi dan vokal sebagai pemandu alur cerita dengan diiringi instrumen musik. Dengan deminikian penulis tergerak untuk membuat karya komposisi dengan narasi dan vokal dalam komposisi musik yang berjudul “Getsemani”. “Getsemani” merupakan karya yang merepresentasikan kisah Yesus saat berdoa di Taman Getsemani. Pada kisah ini terdapat makna yang dalam dan dapat menjadi perenungan bagi pendengar dalam menghadapi masalah. Maka dari itu “Getsemani” menjadi karya dengan narasi sebagai penghantar pesan kepada pendengar dengan diiringi ansambel gesek. Penggambaran suasana yang dipresentasikan dalam karya ini terdapat dalam struktur dan bentuk pada 5 gerakan. Penggambaran suasana yang berbeda-beda terbentuk dari aspek musikal seperti moif, melodi, harmoni, dinamika, tempo, dan sebagainya. Karya “Getsemani” telah melewati proses panjang mulai dari penentuan konsep, judul, instrumen, serta pengamatan beberapa studi pustaka. Karya ini juga telah dianalisis sehingga mendapat kesimpulan bahwa dalam mempresentasikan sebuah karya dapat dilakukan dengan cara menggunakan tangganada, ritmik, dan dinamika sehingga menimbulkan efek suasana yang ingin digambarkan dalam sebuah karya musik.
Tidak tersedia versi lain