Buku Teks
Batombe: Adu Rayu dalam upacara mamatian atok istano rajo di Nagari Abi Sangir Solok Selatan Sumatera Barat
Suku Minangkabau memiliki banyak kesenian sastra lisan, salah satunya Batombe yang berasal dari Nagari Abai Sangir Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat. Batombe menjadi tradisi asli dari Abai Sangir dengan sejarahnya masyarakat yang ingin membangun Rumah Gadang sebagai identitas suku. Mamatian Atok merupakan salah satu upacara adat yang menghadirkan tradisi Batombe itu sendiri sebagai hiburan kepada tamu yang datang. Mamatian Atok adalah upacara merenovasi Rumah Gadang yang sudah memiliki kerusakan cukup parah ataupun sudah lama tertinggal. Dalam pertunjukannya dapat mengkaji makna dan bentuk dari Batombe itu sendiri. Untuk mendeskripsikan makna tradisi Batombe dalam kehidupan masyarakat Nagari Abai Sangir maka pendapat dari Clifford Gertz yang terdapat dalam buku Tafsir kebudayaan digunakan sebagai landasan untuk menceritakan bagaimana tradisi Batombe mencerminkan simbol, norma, nilai dan praktek kebudayaan. Simbol Simbol dapat diartikan sebagai suatu hal yang menyerupai tanda atau lambang yang dapat merepresentasikan suatu makna yang lebih abstrak. Simbol menjadi salah satu aspek penting dalam memahami kebudayaan suatu masyarakat karena simbol dapat menjadi suatu media yang mencerminkan masyarakat itu sedniri. Norma sebenarnya merujuk pada aturan-aturan tertentu yang mengatur perilaku seseorang dalam sebuah kelompok masyarakat ataupun suatu budaya tertentu. Nilai merupakan salah satu aspek yang tidak kalah penting dalam memahami sebuah makna dalam kebudayaan. Praktek menjadi salah satu tanda yang dapat menginterpretasikan sebuah makna yang lebih mandalam pada sebuah kebudayaan.Untuk menjawab mengenai bentuk adu rayu dalam tradisi Batombe, pendapat dari Nyoman Kutha Ratna dalam buku Estetika Sastra dan Budaya dimana tema, plot, kejadian dan tokoh menjadi bahasan yang utama dalam mendeskripsikan sebuah pantun. Tema merupakan sebuah topik utama yang menjadi gagasan dan pusat fokus dari sebuah karya. Tema dapat menggambarkan pesan moral, sosial, politik, ataupun perasaan emosional yang ingin disampaikan. Plot merupakan sebuah alur ataupun rangkaian peristiwa dalam sebuah karya. Plot itu sendiri melukiskan urutan kejadian yang terjadi dalam sebuah cerita yang dimulai dari awal, tengah, hingga akhir. Kejadian merupakan salah satu bentuk terjadinya sesuatu dalam bentuk waktu ataupun tempat. Tokoh ataupun pelaku seni adalah seseorang yang melakukan peran terhadap kesenian tersebut.
Tidak tersedia versi lain