Tugas Akhir
Garap "apa arti kesenian" Oleh Komunitas Wayang Sampah Di Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah
Lagu berjudul “Apa Arti Kesenian” merupakan salah satu karya yang selalu dimainkan dari Komunitas Wayang Sampah. Lagu ini menurut anggota Komunitas Wayang Sampah memiliki beberapa fungsi yang sangat berarti untuk komunitas tersebut. Penelitian ini membahas bagaimana garap lagu “Apa Arti Kesenian” serta fungsi yang menyertainya. Untuk menjawab rumusan masalah yang disampaikan, maka digunakan pendapat dari Rahayu Supanggah dan Allan P. Merriam dengan metode deskriptif yang memungkinkan untuk menyajikan gambaran secara mendalam atas garap lagu “Apa Arti Kesenian” lengkap dengan fungsinya di komunitas Wayang Sampah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, sementara pendekatan yang digunakan adalah Etnomusikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu berjudul “Apa Arti Kesenian” merupakan sebuah lagu dengan laras pelog pathet nem. Lagu ini disajikan dengan menggunakan Gamelan Sampah yang dibuat oleh salah satu pendiri Komunitas WANGSA yaitu Toni Konde. Musik iringan lagu berjudul “Apa Arti Kesenian” menggunakan musik dari Gamelan Sampah yang dibuat oleh salah satu pendiri Komunitas WANGSA yaitu Toni Konde. Lagu tersebut dibuat oleh Mbah Lawu, namun musik iringannya di buat oleh Seno. Alat musik yang unik dan lagu yang luar biasa ini menjadi salah satu masterpiece bagi Komunitas WANGSA, karena lagu dengan judul “Apa Arti Kesenian” tersebut memiliki fungsi hiburan, fungsi komunikasi, dan fungsi pengungkapan emosional.
Tidak tersedia versi lain