Tugas Akhir
Ornamen majapahit pada masjid saka tunggal baitussalam, cikakak, banyumas
Keberadaan ornamen sudah ada sejak zaman kerajaan. adanya ornamen, salah satunya dibuktikan dengan menghiasi bangunan candi dengan bentuk ornamen tertentu. Salah satu ornamen menonjol yang dipamerkan sejak zaman dahulu adalah ornamen teratai. Ornamen bunga teratai yang biasa dipamerkan di pura juga dipajang di Masjid Saka Tunggal Baitussalam. Penelitian ini akan mengetahui bagaimana penampakan ornamen Majapahit yang dipamerkan pada masjid, mengetahui apakah terdapat perbedaan ornamen bunga teratai yang dipinjam pada masa Majapahit dan juga mengetahui nilai estetika pada ornamen Masjid Saka Baitussalam Tunggal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan data yang dikumpulkan berupa analisis deskriptif. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah Masjid Saka Tunggal Baitussalam. Kajian ini menggunakan pendekatan sejarah dan estetika. Ornamen pada tiang Masjid Saka Tunggal Baitussalam diketahui memiliki pola yang sama dengan pola ornamen teratai pada candi peninggalan Hindu-Budha, terdapat beberapa elemen ornamen yang diubah dan ditambah yaitu pada bagian dasar. teratai yang tumbuh, ujung teratai berbentuk kuncup dan juga mempunyai sayap ditambah hiasan teratai. Sayap pada tiangnya mempunyai tujuh sirip yang menjadi keistimewaan umat Islam dalam mengeluarkan benda-benda duniawi saat beribadah sehingga melewati tujuh lapis surga menuju Allah. Pada Masjid Saka Tunggal Baitussalam dapat dikatakan ornamennya memenuhi unsur keindahan walaupun tidak sepenuhnya. Nilai estetika yang terkandung pada ketiga ornamen pada pilar masjid meliputi bentuk ornamen berupa stilisasi flora dan fauna, warna dan penyajian.
Tidak tersedia versi lain