Tugas Akhir
Display Koleksi Benda Budaya Di Museum Kotagede Intro Living Room
Museum Kotagede Intro Living Museum merupakan museum bernuansa lokal yang diresmikan pada tahun 2021. Museum tersebut memiliki 3 kategorisasi aset koleksi dan dibagi ke dalam empat klaster ruang. Setiap ruangnya dibedakan melalui tema berdasarkan jenis dan informasi koleksi. Sehingga, bangunan yang tadinya sekadar menyimpan benda budaya kini dapat diakses dan dinikmati oleh banyak orang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hal-hal terkait pola displai koleksi benda budaya di Museum Kotagede. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan teori displai museum. Data dikumpulkan dengan metode observasi langsung non partisipasi, wawancara semi terstruktur dan studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan hal-hal terkait displai koleksi museum meliputi unsur dan aspek pendukung yang ditata berupa: jenis ruang, desain ruang-lantai, materi karya, alur cerita, teks pameran dan labelisasi karya, sirkulasi pengunjung, sirkulasi udara, tata Cahaya serta fasilitas dan elemen visual pendukung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa displai koleksi di Museum Kotagede menggunakan aturan penggunaan bangunan cagar budaya. Dengan demikian pertimbangan intervensi bangunan dan adaptasi ruang diterapkan untuk menyajikan koleksi. Kata kunci: Museum Kotagede Intro Living Museum, displai koleksi, bangunan cagar budaya.
Tidak tersedia versi lain