Buku Teks
Untuk apa seni?
Seni adalah fenomena misterius. Sekilas ia adalah sesuatu yang tidak pokok, tidak penting. Ketika segala aktivitas kehidupan kini dikelola berdasarkan nalar ilmiah-teknologis yang memuja perhitungan, objektivitas dan efisiensi, seni memang terasa bagai sesuatu yang trivial, suatu kesia-siaan, berlebihan, kegenitan subjektif. Ketika kegiatan manusia kini dikuasai pencarian keuntungan ekonomi, seni seringkali bagai pemborosan, demi tujuan yang tak bisa dimengerti. Ia berharga hanya kalau memang menghasilkan keuntungan finansial, sekadar barang jualan. Apalagi hanya sedikit seniman yang secara finansial sukses, selebihnya susah. Ketika bahkan para pemikir seni pun kini beramai-ramai menyatakan bahwa seni modern mati', sementara seni tradisional kehilangan gigi, semakin tak jelas untuk apa sebenarnya 'seni'. pada saat
Tidak tersedia versi lain