Tugas Akhir
Kreasi Bentuk Suling Pada Karya Tapestri Bergaya Shabby Chic
Karya penciptaan Tugas Akhir “Kreasi Bentuk Suling pada Karya Tapestri Bergaya Shabby Chic” ini merupakan hasil perwujudan dari pemaknaan suling terutama suling bambu terhadap kehidupan manusia. Pemilihan suling sebagai objek utama pada karya tapestri karena ketertarikan terhadap bentuk dan makna suling bambu yang berarti nafas kehidupan. Menciptakan karya tapestri yang bertujuan untuk menjelaskan dan membagi ilmu tentang konsep karya, proses yang dilalui hingga menghasilkan karya seni Tugas Akhir. Proses pengkaryaan menggunakan metode pendekatan estetika milik A.A.M Djelantik dan karya ini mengadopsi gaya shabby chic agar memiliki ciri khas yang unik. Penciptaan karya ini menggunakan teknik utama tapestri dan menggunakan teknik tambahan makrame, kolase serta teknik jahit. Selanjutnya menambahkan kreasi bentuk suling yang dililitkan pada tapestri. Bahan utama dalam teknik tapestri benang katun dengan ukuran 2 dan 4 milimeter. Pemilihan warna pastel pada bahan baku maupun pada kerangka merupakan bagian untuk mempertegas konsep dari gaya shabby chic. Gaya shabby chic adalah gaya yang terinspirasi dari rumah tradisional di pedesaan Inggris tahun 1900-an. Penciptaan Tugas Akhir ini menghasilkan enam karya yang berjudul (1) Kekuatan; (2) Harapan; (3) Tujuan; (4) Terikat; (5) Terpancar; dan (6) Tangguh. Keenam karya ini memiliki nuansa warna, bentuk dan makna yang berbeda namun memiliki konsep utama yang sama yaitu pemaknaan suling bambu bagi kehidupan manusia.
Tidak tersedia versi lain