Tugas Akhir
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kesenian Sakeco di Kabupaten Sumbawa Besar Nusa Tenggara Barat
Kurangnya pemahaman mengenai pendidikan karakter mengakibatkan menurunnya sikap sopan santun, tanggung jawab, serta maraknya kasus kriminalitas yang dilakukan oleh anak di bawah umur maupun orang dewasa. Pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui kesenian tradisi. Salah satunya yaitu kesenian Sakeco yang terdapat di Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Menonton kesenian Sakeco tanpa mengetahui pesan dan makna merupakan permasalahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kesenian Sakeco di Kabupaten Sumbawa Besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian yaitu ketua adat, seniman, pembuat syair/lawas Sakeco, dan penata busana. Teknik validasi yang digunakan ini yaitu triangulasi teknik. Analisa data yang diperoleh yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Sakeco mengandung nilai�nilai pendidikan karakter pada busana, syair/lawas, penabuh, dan tata rias. Adapun nilai pendidikan karakter tersebut meliputi nilai religius, kerja keras, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, peduli sosial, cinta tanah air, kreatif, dan tanggung jawab. Semua nilai pendidikan karakter yang ditemukan dapat dikategorikan dalam nilai pendidikan karakter yang berhubungan dengan Tuhan, pribadi, dan sosial. Implementasi 8 nilai pendidikan karakter melalui sikap pelaku seni, pelantun, peserta didik maupun masyarakat. Hal tersebut memiliki dampak yang baik bagi pelaku seni, pelantun, peserta didik maupun masyarakat karena melalui kesenian Sakeco memiliki banyak pembelajaran yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak tersedia versi lain