Tugas Akhir
Perancangan Mainan Konstruktif Untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak
Usia dini atau masa golden age merupakan masa terjadinya perkembangan dan pertumbuhan anak yang pesat. Pendidikan dan stimulasi melalui aktivitas bermain anak sangat berpengaruh untuk perkembangan fisik dan mental anak. Bermain merupakan kebutuhan bagi anak usia dini yang harus dipenuhi untuk perkembangan kognitif dan motorik anak. Namun memberikan mainan yang terlalu banyak kepada anak dapat menghambat kreativitas anak, membuat anak cepat bosan, dan membuat konsentrasi anak menurun. Anak umur 5-6 tahun memiliki karakteristik berfikir yang lebih konkrit, realisme, dan daya imajinasi yang tinggi. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis akan merancang mainan konsturktif untuk anak usia 5-6 tahun yang dapat meningkatkan kreativitas anak dengan sistem permainan yang lebih bervariasi untuk dimainkan oleh anak agar menantang kreativitasnya. Metode perancangan yang digunakan adalah design thinking dengan lima tahapan yaitu empathise, define, ideate, protoype, dan test. Perancangan ini menghasilkan mainan konstruktif untuk anak usia 5-6 tahun dengan sistem sambungan yang fleksibel adaptasi dari bentuk sendi gerak, dengan adanya sistem sambungan ini mainan dapat disusun dan digerakkan sehingga anak dapat lebih maksimal untuk mengembangkan imajinasinya
Tidak tersedia versi lain