Tugas Akhir
Analisis Unsur Sinematik Yang Mendukung Penerapan Teknik Breaking The Fourth Wall Dalam Membangun Comedy Pada Film "Deadpool"
Film “Deadpool” merupakan film superhero yang dikemas berbeda dari
film genre superhero lainnya. Pada umumnya film genre superhero lebih
banyak menampilkan aksi heroik dari karakter utama, sedangkan film
“Deadpool” memiliki ciri khas tersendiri dalam menampilkan adegan aksi di
filmnya. Ciri khas tersebut terdapat pada karakter Deadpool yang sering kali
melakukan Breaking the fourth wall di hampir sepanjang filmnya. Penggunaan
Breaking the fourth wall tersebut dikombinasikan dengan unsur sinematik,
seperti; Sinematografi, Mise en Scene, suara dan editing. Breaking the fourth
wall bertujuan untuk menciptakan efek humor dan keterlibatan emosional yang
lebih besar dengan penonton melalui dialog dan humor yang disampaikan oleh
Deadpool.
Penelitian ini dikaji dengan metode penelitian kualitatif deskriptif,
dengan mengindentifikasi unsur sinematik yang mendukung penerapan
Breaking the fourth wall ditinjau dari aspek sinematografi, Mise en Scene,
suara dan editing. Tahap selanjutnya menganalisis alasan penerapan teknik
Breaking the fourth wall pada film "Deadpool”.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan bahwa
Breaking the fourth wall pada film “Deadpool” dapat dicapai melalui
kombinasi berbagai teknik sinematik seperti: Angle, Type of shot, Movement
kamera, akting, properti, voice over, dialog, musik, freeze frame, grafis,
cutaway, dan juga transisi. Penerapan teknik Breaking the fourth wall
digunakan untuk membangun comedy dengan kombinasi unsur-unsur
sinematik dan teknik comedy satire dan parodi pada film “Deadpool” sehingga
berhasil menciptakan keterlibatan secara langsung dan menghibur bagi
penontonnya.
Tidak tersedia versi lain