Penelitian
Inovasi Produk Seni Kriya Teknik Cor Logam
Tulisan ini bertujuan menpenciptakan produk baru tren seni kriya (kerajinan)
tahun 2021. Seni kriya dalam dunia perdagangan, khususnya saat pandemi Covid-19,
mengalami penurunan yang signifikan. Terutama pada semester pertama tahun 2020.
Kemudian terjadi peningkatan pada semester kedua yang diakibatkan kelangkaan stok
produk seni kriya di beberapa negara seperti Australia, Amerika, dan Eropa. Data
ekspor pada Kementerian Perindustrian RI pada tahun 2019 nilai ekspor mencapai
US$ 892 juta atau sekitar Rp12,48 triliun. Nilai ekspor ini dapat ditingkatkan lagi
dengan inovasi produk terutama yang berciri khas Indonesia. Selama ini seni kriya
masih mengandalkan keunikan bahan dan handmade saja. Belum banyak
memanfaatkan daya kreativitas inovasi untuk penciptaan produk yang sesuai dengan
target pasar. Ada dua jalur kreativitas inovasi produk seni kriya baru yakni contoh
produk yang dibawa oleh pemesan dan hasil ciptaan para kriyawan.
Inovasi dalam penciptaan ini menggunakan metode eksploratif, yakni
menggali potensi internal kemungkinan ide, bentuk, fungsi, bahan, dan teknik
pengerjaan baru. Juga eksternal dengan mempelajari perubahan dan perkembangan
tren seni kriya dunia. Kecenderungan yang ada dipahami sebagai intertekstual berupa
template yang muncul sebagai info awal tentang existing produk yang diresepsi untuk
menciptakan seni kriya baru. Hasilnya tidak meniru, tapi sebuah posisi baru karya yang
belum ada sebelumnya.
Inovasi ini menghasilkan karya tiga dimensional, berbentuk figur binatang,
berbahan logam dan kayu dengan teknik cor dan assembling. Binatang yang dimaksud
adalah binatang kuda. Kuda memiliki nilai filosophi tinggi terutama bagi umat
manusia. Pada proses publikasi menyaring sari pati penelitian ini untuk banyak
mengungkap kuda sebagai sumber iinspirasi dalam melakukan inovasi. Hasilnya
adalah karya kriya yang dapat memberikan manfaat pada sisi ekonomi manuasia dalam
dunia industry.
Nilai artistic patung kuda kuda. dapat menjadi salah satu ciri khas seniman.
Tujuan penulisan ini menciptakan karya seni bentuk kuda untuk meningkatkan ragam
produk seni kerajinan. Inovasi ini sebagai alternative karya seni patung yang ditujukan
kepada konsumen seni kerajinan dalam bisnis ekspor. Bentuk figure kuda menjadi
UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta
IV
pilihan, karena inspirasi binatang kuda banyak digemari sebagian masyarakat pecinta
seni. Prosesnya membuat patung kuda dengan menerapkan bahan logam dan
mengkombinasikan dengan kayu jati. Hasil penelitian ini berupa prototype patung
kuda ukuran relative normal yang unik dan artistic. Ekplorasi desain dikaitkan dengan
trend pasar seni rupa dunia. Diharapkan menjadi salah satu desain produk industry seni
kerajinan untuk ekspor.
Tidak tersedia versi lain