Tugas Akhir
Perancangan Pertunjukan Calang Mate Sebagai Upaya Pelestarian Lagu Daerah Sambas Kalimantan Barat
Saat ini medium berkesenian semakin berkembang pesat. Budaya trend popoler menjamur hingga ke berbagai plosok daerah di Nusantara termasuk Sambas, Kalimantan Barat. Tidak dapat di pungkiri bahwa pelopor perkembangan tersebut adalah buah hasil dari kemajuan teknologi serta perkembangan zaman. Hal ini menyebabkan Berbagai instrumen baru dalam bermusik mulai bermunculan, mulai dari alat tabuh, tiup, petik dan gesek yang sudah menggunakan teknologi salah satunya digital. hal tersebut merupakan salah satu faktor ketidak tertarikan masyarakat untuk mendengarkan lagu-lagu daerah, karena instrumen yang masih menggunakan identitas tradisionall dan terkesan jadul. kurangnya kecintaan masyarakat terutama Sambas akan kelestarian lagu-lagu daerah yang menjadi identitas kedaerahan menjadikan lagu-lagu terutama Sambas hampir kehilangan eksistensi diranah musik daerah. walaupun sekarang sudah mulai jarang terdengar di kalangan masyarakat Sambas. Dengan adanya fenomena di masyarakat yang demikian, muncul sebuah ide untuk kembali menggaungkan musik terutama lagu daerah Sambas lewat pertunjukan yang dinamai dengan Calang Mate. Perancangan pertunjukan Calang Mate, diharapkan menjadi salah satu wadah untuk melestarikan dan mengelola kesenian daerah terutama lagu-lagu daerah yang ada di Sambas, agar terus membumi budaya dan tidak kehilangan eksistensi di dalam kehidupan masyarakat. Dengan memanfaatkn fenomena kemajuan zaman, maka ide untuk mengarangsemen ulang lagu-lagu Sambas dengan memanfaatkan teknologi dalam hal musik menjadi poin utama dalam perancangan pertunjukan calang mate tersebut. Melalui perancangan pertunjukan ini nilai-nilai budaya terus dapat diwariskan dan dikembangkan, karena didalam nilai-nilai lokal, terkandung pula nilai-nilai universal sebagai kunci kemajuan suatu bangsa yang kemudian juga melahirkan para pengelola seni pertunjukan yang professional.
Tidak tersedia versi lain